muhamaze

entah apa yang terpikirkan, mengalir begitu saja

seberapa siap

Hidup.. yah hidup yang kita jalani pastinya penuh dengan berbagai hal dan kejadian yang membuat kita tertawa, ceria, gundah, sedih, bahkan menangis. Macam-macam pula reaksi yang kita lakukan ketika menghadapi semua fenomena hidup tersebut. Dan ketika semuanya berujung pada bagaimana kemampuan kita untuk memaknai hidup ini, akankah kita dapat menerima semua itu…?

Mendengar kata “rela” mengandung artian bahwa yang terjadi adalah suatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Tidak mungkin ketika kita mendapat hadiah undian kuis atau dinaikkan gajinya terus kita bilang kita harus rela. Iya kan? yang kita ungkapkan biasanya rasa syukur, bukan rela. Coba bandingkan misal “kita rela menerima hadiah” dengan “kita bersyukur karena menerima hadiah”. Pada akhirnya secara umum kata “rela” selalu dikaitkan dengan ungkapan pada sesuatu yang tak pas di hati, yang tak kita ingini.

Mungkin bila ditelisik lebih jauh, rela berdekatan dengan ikhlas kali ya.. hanya saja kadang kita bilang rela tapi sebenarnya tidak ikhlas. Tapi sebaliknya, bila kita ikhlas sudah pasti rela. Secara teori, menjelaskan arti rela mungkin mudah, tapi untuk kebanyakan fenomena yang berhubungan dengan hati maka dalam tataran prakteknya sungguh sangat sulit, seperti halnya sabar, syukur, semangat, jujur, cinta dan aktivitas hati lainnya.

Merelakan kenyataan. Susah memang, jika tiba-tiba kita kehilangan motor kita misalnya, diputusin oleh kekasih kita, kehilangan orang yang kita cintai, gagal mendapat beasiswa studi atau gagal dalam menggapai sesuatu yang kita ingini. Tapi sudah seharusnyalah kita rela, bahkan ikhlas menerima itu semua. Kita anggap saja rela sebagai awal dari rentetan beberapa fenomena yang menakjubkan selanjutnya.

Renungkan saja, bila kita rela dan ikhlas maka yang ada kita menjadi sabar. Setelah kita bisa sabar menghadapi semuanya maka insyaallah kita bisa merasakan syukur atas apa yang ada. Selanjutnya bekerja keras kembali dengan lebih baik untuk mendapatkan apa-apa yang kita inginkan. Dan bila ternyata gagal lagi maka rela, ikhlas, sabar dan syukur serta berjuang kembali. Berputar berjalan menjadi sebuah sinergi yang menjadi inti dari kehidupan, karena hidup itu sendiri adalah perjuangan.. Tergantung seberapa siap kita menikmati perjuangan itu..

Filed under: SERBANEKA , , , , ,

kangen…

tak berdaya

melepas semua kerinduan

yang terpendam…


gambar nyari mbah google tapi lupa situsnya

Filed under: OFF TOPIC , ,

saatnya pesta duren

duren2

Ayo..ayo.. yang suka silakan mendekat, yang tak suka jangan coba-coba. Ambon sekarang lagi dijajah duren dari Seram. Dimana-mana duren, duren dimana-mana. Tiga buah 20ribu, 3 buah 10ribu, 1 buah 5ribu, bahkan ada yang gratis.. Kemarin beli 50ribu dapat 11 buah lumayan gede-gede.

Sudah ya, nulisnya jangan panjang-panjang, soalnya lagi banyak duren nih….. :lol:

Tapi ingat, jangan makan kebanyakan ntar bisa muless, lebih gawat lagi bisa mabok muntah-muntah duren hehehe…

Filed under: SERBANEKA , ,

setelah fajar

Melanglang meniti waktu, mengikuti alur nafas yang kadang tersengal menatap wajah-wajah di kejauhan tanpa bisa menggapai, ah bayang-bayang
Cukup sudah
Inilah saat-saat nikmatnya si perantau, sungguh
Ketika aroma lebaran mulai menyerebak menembus sekat-sekat kejenuhan
Senyum lambat laun menyimpul lagi-lagi tanpa rekayasa.
Jelas aku lihat
Siapkan senyum hanya untukku
dan menyanyilah…
Hawa merona tetaplah menenangkan
Angin tetaplah menyemilir
Kawan, bergegaslah
Setelah fajar, bersiaplah disambut hiruk pikuknya Java
Tak henti ku menengadah
Yaa Rabb Yang Maha Perkasa, lancarkanlah dan lindungilah perjalanan kami
Hamba-hambamu ini yang telah merindu kampung halaman..

Filed under: OFF TOPIC , , , ,

menghitung hari

Februari 2010
M S S R K J S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

kategori

kenapa tidak?

Yuk.Ngeblog.web.id Indonesian Muslim Blogger

jejak membekas

  • 23,153 senyuman

networked blogs

sekilas tentangku

lahir di banyumas ngapak, kini berkelana di ambon manise, berkawan dengan hewan laut lunak menawan yang kadang bercangkang, bermain di deburan ombak segara, tertatih berusaha merambahi dunia maya sebagai muhamaze

bakudapa

maluku

yang tersimpan

parade

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ristek Internet Sehat Brighter Planet's 350 Challenge Greenpeace SEA-Indonesia

maju export Indonesia

Maju Export Indonesia