muhamaze

entah apa yang terpikirkan, mengalir begitu saja

Saatnya Maju Ekspor Indonesia

125x125px_hijauSedih bila kita melihat kondisi hutan kita yang termakan habis oleh ganasnya ilegal logging. Padahal kita juga tahu, hutan kita itu menyimpan kekayaan jenis sumberdaya alam yang melimpah; kayu, rotan, tanaman obat, dan sumber daya lain yang tentunya sangat bermanfaat untuk pemenuhan hajat hidup orang banyak. Adanya isu ilegal logging itu juga berdampak nyata terhadap usaha atau industri furniture kayu yang notabene bahan bakunya berasal dari hasil hutan tersebut.

Ekspor furniture Indonesia ke beberapa negara tahun 2008 yang lalu menurun sampai 50% terutama yang berbahan baku rotan, sedangkan untuk yang berbahan kayu ditargetkan mengalami kenaikan 20%. Negara-negara tujuan ekspor antara lain Amerika dan beberapa negara Eropa, dan saat ini sedang digalakkan untuk tujuan ekspor di kawasan Timur Tengah. Usaha untuk memacu ekspor furniture ke beberapa negara memang sangat penting dan perlu untuk terus dilakukan. Mengapa demikian..?

Kita lihat saja, berapa jumlah sumberdaya kayu dan rotan yang ada di hutan-hutan Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku furniture, pasti sangat melimpah. Itu adalah salah satu jaminan bahwa bahan baku kita lebih unggul daripada negara lain, asalkan tidak ada kejadian perusakan atau pembalakan liar yang terjadi pada hutan kita. Sudah terang satu masalah, kita unggul sumberdaya bahan baku.

Namun fenomena yang sekarang terjadi adalah kebanyakan ekspor adalah bahan baku. Hal ini perlu dicegah, karena bahan baku pasti akan dihargai lebih murah dibandingkan dengan barang jadi. Selain itu, ekspor bahan baku yang besar akan mengakibatkan usaha atau industri furniture dalam negeri bisa kelabakan karena kesulitan bahan baku. Jadi ekspor bahan baku perlu dibatasi atau bila perlu dicegah oleh pemerintah tentunya. Bila bahan baku tersedia dalam jumlah yang cukup, maka industri furniture akan semakin mudah untuk menghasilkan produk-produknya.

Dua hal diatas kayaknya belum cukup bila tidak diimbangi dengan desain produk yang menarik. Ini perlu sekali, karena masyarakat sekarang lebih cenderung melihat sesuatu dari desain yang ada, setelah itu baru melihat bahan yang dipakai. Jadi sangat diperlukan usaha dari para pelaku industri furniture untuk merangkul para pelaku desain atau pembuat model yang nantinya dapat menciptakan desain-desain furniture unggul tetapi tanpa meninggalkan citarasa Indonesia.

Inilah contoh-contoh desain produk furniture dalam negeri:

himalaya

himalaya

ibiza

ibiza

tetris

tetris

malibu

malibu

Setelah bahan baku tersedia, desain mantabs, maka diperlukan pula usaha pemasaran atau promosi yang yahuud.. Itu dapat dilakukan dengan penyelenggaraan pameran furniture baik nasional maupun internasional, promosi lewat televisi, radio, dan media massa cetak. Selain itu juga jangan dilupakan promosi lewat blog semacam ini. Dan ini kayaknya paling penting untuk dilakukan karena melalui dunia maya, informasi apapun akan cepat diterima dari dan ke seluruh penjuru dunia, termasuk produk furniture Indonesia.

Tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa dengan dukungan sumberdaya alam yang beragam, dorongan pemerintah, desain yang mantap, usaha promosi dan pemasaran yang dikemas secara profesional, maka kita yakin dan percaya ekspor furniture Indonesia akan maju dan berkembang dengan pesat.

Majulah ekspor Indonesia….. menuju Indonesia lebih mandiri dan sejahtera…!!!

Filed under: BLOG COMPETITION , , , , , , , ,

65 Responses

  1. Aden Kejawen mengatakan:

    Wach tenyata Ekspor Furniture yang diperkirakan maju

    kalo Aden punya perkiraan sendiri:”Ekspor TKI tahun depan naik 20%”!

    Jeporo memang hueeebbbbaaaaaaaaat, Ukirane terkenal tekan manca negara

    “furniture maju oke mantabs, tapi kalo TKI waduh… mumett..”
    *geleng-geleng kepala*

  2. rayyahidayat mengatakan:

    saya percaya kang,
    suatu saat Indonesia bisa ekspor barang jadi kualitas yahud, bukan cuma barang baku saja.
    saya juga dukung Indonesia untuk menjadi yang terbaik! :)

    “yap.. Indonesia harus bisa bangkit untuk mandiri dan sejahtera..”

  3. soewoengkosong mengatakan:

    sayang banyak yang ekspor bahan mentahnya

    “itu yang repot om… industri dalam negeri jadi nggak kebagian bahan baku..”

  4. suwung mengatakan:

    salah buat linnk

    “kok aku bingung yah… maksudnya..??”

  5. Adis mengatakan:

    Maluku harusnya salah satu yang terdepan di dunia furniture tuh…kan masih banyak kayu berkualitas di pulau seram…

    “tapi banyak juga yang habis dibabat kok… parah..”

  6. wahyuapriani mengatakan:

    Iya, Aku juga percaya kl kelak kita gk akan kalah dalam hal furniture di tingkat pasar internasional bukan malah bahan mentahnya. Kita pasti bisa!!! Semangat…

    “jika semua itu untuk kemajuan Indonesia, kita harus semangat..!!!”

  7. Tuyi mengatakan:

    Wah ternyata produk furniture dalam negeri tidak kalah dg luar negeri. Harusnya kita bangga dengan produksi dalam negeri.

    “harus itu om, cintailah produk dalam negeri..”

  8. annosmile mengatakan:

    wah..semoga bisa berkembang

    “amiin….”

  9. manusiahero mengatakan:

    mendukung indonesia go ekspor…

    “mantabs om…
    eh tapi tadi masuk spam lho..?

  10. frozzy mengatakan:

    hm…..cintailah produk dalam negeri ??? ok, kalau gitu aku cinta cowo dalam negeri aja deh…. :D

    “eitt.. jangan salah, produk lokal juga banyak yang mantabs… begitu pula cowo2nya… termasuk saya hahahahaa….

  11. Kulitintacetak mengatakan:

    Cintailah produk-produk dalam negeri … semangat … Maju terus Ekspor Indonesia …… Majuuuuuuu
    Salam kenal

    “mantabs… setuju banget, ayo majulah Indonesiaku..
    salam kenal juga om”

  12. Prasetya Yudha mengatakan:

    iya sih..saya juga mengharapkan indonesia bisa lebih maju dan berkembang lagi di bidang ekpor…..jadi nggak ngimpor terus…
    apalagi ngimpor beras, secara negeri kita kan agraria….ntar, apa kata dunia ??!!

    “bila kita kerja keras dan kreatif, rasanya tidak ada yang sulit (kaliii)…”

  13. olip mengatakan:

    hueeee …. itu mungkin karya bangsa sendiri yang kurang di minati / di hargai bangsa kita sendiri dalam arti tidak cinta produk dalam negeri jadinya bahan baku di ekspor trusss impor barang jadinya … wahahahahaa…..

    “itu dia… kita perlu untuk lebih kreatif biar tambah cinta produk pribumi dan nantinya bisa diekspor… mantabs..”

  14. shofiyah mengatakan:

    tulisannya beraatt….

    Anyway SEMANGAT brader…..

    terimakasih sudah mampir ^_^

    “waduh… udah nimbang ya mbak..? oke tetep semangat…
    makasih juga udah kunjung balik..”

  15. mas stein mengatakan:

    kampung saya kebetulan dekat dengan hutan-hutan jati di blora, satu yang mbuat saya sedih mas, hutan ndak pernah menyejahterakan rakyat di sekelilingnya. ndak usah heran kalo illegal logging masih marak

    “itulah.. kenapa pemerintah tidak menindak tegas para ilegal logger itu…
    mereka asyik ongkang2, sedangkan rakyat sekitar tetep sengsara.. pemerintah gimana nih..???”

  16. ria manies mengatakan:

    jaya eksport indonesia… postingan yang berkualitassss… mengajak kita untuk menuju eksport indonesia yang berkualitas.

    “iya… ayo… jangan hanya ekspor TKW hahahaha…”

  17. byme mengatakan:

    semangat indonesiaku
    walau bagaimanapun keadaanmu
    byme

    “yoi semangatlah negeriku..
    oya, kok kespam ya tadi..??”

  18. casual cutie mengatakan:

    wahhh keren ya buatan dalam negri…kalo masalah harga gimana bang???

    “keknnya harganya juga bersaing ya… nggak tau lebih murah ato lebih mahal ya..
    hehehheee..”

  19. macangadungan mengatakan:

    wah ini artikel buat kontes ya?
    haaahhhh… makanya heran ama pemerintah. wong katanya pada S1 tapi kok ya dodol gitu loh? harusnya mereka mengajak wiraswasta Indonesia untuk memajukan usaha yang berpotensi untuk diekspor tanpa merugikan bangsa sendiri.

    “yah kebetulan ada kontes menarik..
    yah kadang pemerintah kurang mendukung usaha kecil menengah dalam hal pemodalan dan penyediaan bahan baku… kan repoottt…”

  20. zee mengatakan:

    harus ada peraturan yg mengatur masalah ekspor bahan baku.
    kalo gak begitu, para pengusaha bandel pasti terus milih utk nebelin dompet drpd nasionalisme.

    “setuju mbak…. kalo nggak ada aturan, bisa2 bahan baku industri kita habis diboyong ke negara laen..”

  21. Yari NK mengatakan:

    Dan kita juga harus bisa mengekspor tenaga2 kerja handal kita seperti insinyur2 kelas dunia ke negara2 lain. Seperti Korea dan Jepang yang banyak mengekspor tenaga kerja handalnya ke seluruh dunia. Moso kita cuma terkenal mengekspor TKW sekelas pembantu rumah tangga saja terus sih dari dulu sampai sekarang?? :( Ayo, majulah Indonesia!

    “mantabs.. setuju om..
    tapi disisain juga yang pinter2 untuk Indonesianya sendiri biar lebih majuu…”

  22. bocahbancar mengatakan:

    Ekspor itu penting namun jangan keterlaluan dan ingat mari kita berantas Illegal Logging..

    Semangat

    “ekspor secara cerdas gitu… setuju stop ilegal logging…”

  23. Andioka mengatakan:

    mas kapan balik , kita ketemuan ya di kaliori. salam hangat kawan

    “wah… beneran nih om..???”

  24. Andioka mengatakan:

    ehh mas sekarang lagi ngebahas exim ya…sori . gimana kalo kita export garam aja , kan panjang pantai negara kita ….brp?, panjang banget kan . nah kalo kita garap buat kebun garam, berapa ton perharinya tuh mas…

    “hahaha… itu kayaknya ide brilian ato karena nggak mau kalah sama yang ekspor pasir hahaha…”

  25. almascatie mengatakan:

    eksport karibo ae lho.. laris pokoknya..
    skr karibo dah mulai langka di ambon, dah banyak rambu rakitan semua :p

    “ya udah, om almas cari yang karibo2 itu… biar ta ekspor keluar ambon haahhaa..”

  26. oRiDo™ mengatakan:

    Tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa dengan dukungan sumberdaya alam yang beragam, dorongan pemerintah, desain yang mantap, usaha promosi dan pemasaran yang dikemas secara profesional, maka kita yakin dan percaya ekspor furniture Indonesia akan maju dan berkembang dengan pesat.

    apakah indonesia sudah memiliki itu semua??
    dukungan pemerintah sepertinya masih belum maksimal..
    tetep semangat indonesia..

    “iya bener, pemerintah kurang tanggap (dalam segala hal) heheh”

  27. Itmam mengatakan:

    sore mas?
    gmn kabar nih… berkali2 mau berkunjung, tapi susah banget euy,, hamdulillah ini bisa..

    hmm… saatnya kita menjadi bangsa yang mandiri.. sebagai warga yang baik, hendaknya selalu menghargai hasil karya pribumi :)

    “sore jg om… ooh susah kah? mungkin karena harus nyebrang laut jauh ke ambon hehe..
    sungguh hebat jika kita bisa mandiri dan maju..”

  28. yak mengatakan:

    susah bgd..
    mw maen k tmpt pak lek susah, post terbruny pak lek jg brat..
    ktmu UN taon dpn horor, ulangn vck td pg jg suusahh..
    gbr produk dlm negriny bgs2 pak lek..
    emang, produk dlm negri tuh kren2..

    p.s:
    karibo apaan c?

    “susaah..?? yah mungkin memang benar, untuk ndapetin yang bagus perlu susah hehehe..
    hohoho vck susah..?? ndak belajar ya… ponakan pak lek jangan muales donk..
    iya, kalo dilihat lebih mendalam, pribumi sebenarnya keren dan ndak kalah saing sama negara lain”

    hehehe karibo itu… kriwel-kriwel mbundet :mrgreen:

  29. yak mengatakan:

    karibo ntu mksudny kribo y?

    “nah tuh ngarti…”

  30. Rindu mengatakan:

    di Indonesia memang seharusnya setiap hari itu hari bumi biar pada nanem aja kerjanya, bukan nebang aja kerjanya …

    *sok tahu*

    “yang tanem tanem… yang tebang tebang… begitulah Indonesia…”

  31. newbiedika mengatakan:

    Pkokx maju terus de bwt indonesia,
    Makash dah mampir

    “amiin… ya sama-sama..”

  32. yak mengatakan:

    ane g mlas..
    ane dah usaha blajar pak lek..
    dah mnjm bku tmen, dah nanya2 tmen, dah bca doa jga..
    guruny emang jrg ngjar pak lek, kbnyakn ngasih tgs doank..
    makanny ane tkut ma vck..
    *apa kbr UN taon dpn?

    dlw pas sma, vckny pak lek gmn?

    “haha.. ya..ya..ya.. pokoknya segala upaya dilakukan agar hasil optimal dan baik tentu saja..
    vck dulu… ya sama kek sekarang, bikin rambut karibo kaya om enstin.. :lol:

  33. diajeng mengatakan:

    bagus banget ya kak…:) mudah2an kita semua lebih mencintai produk dalam negri (*fotomu menginspirasiku akan satu hal…sik bentar…eh boleh tak comot gambare tho kak..? :)

    “ya kalo bukan kita siapa lagi..
    bdw, poto yang mana de…? boleh..boleh.. comot aja..”

  34. diajeng mengatakan:

    jadi…lebaran pulang banyumas kan kak..?uhm… :)

    “insyaalloh… ade masih disitu kan..?”

  35. adhy mengatakan:

    Ha…ha,,, pengamat ekonomi yach?????????

    “haha.. susah..”

  36. adhy mengatakan:

    abg muh, alamat facebooknya donk??? adhy pengen nanya sesuatu!!!!!!!!!!

    “tanya apa boss, kesannya kok penting banget gitu…”

  37. ngeselin mengatakan:

    indonesia udsah ekspor apa aj????????

    “yang jelas ekspor TKW hahahha…”

  38. diazhandsome mengatakan:

    wow, ternyata kayu” kita gak kalah sama negeri orang. ayo, mumpung dollar tinggi ekspor yang banyak. ntar pas rendah, ya ditingkatkan lagi ekspor-nya… hehe…

    btw, gw balik lagi nih ke blogsphere. apa kabar? masih inget kan?

    “jangan ekspor kayunya donk.. ekspor produk dari kayu itu..
    wah akhirnya bisa balik juga, jelass masih inget om..

  39. Nisa mengatakan:

    Siipp… ^^

    promosiinn di blog… ^^

    btw, saya link blognya ya…
    biar gampang kemari…
    trimz…

    “mantabs..
    ya boleh saja.. link saja, sering2 mampir ya..”

  40. Kus Andriadi mengatakan:

    mas…blog ini saya link di blog saya ya..thanx..

    “oya boleh silakan.. monggo-monggo… hehe..”

  41. kezedot mengatakan:

    semoga saja benar benar menjadi pengamat econom yg yahud tuk negara ini nantinya heheheh……….
    selamat sore
    salam hangat dalam dimensinya blue

    waduw… pengamat ekonomi krupuk kali… heheh..”

  42. imuhamadi mengatakan:

    berkunjung lagi nih.
    pa kabarnya?

    “alhamdulilah kabar baik..
    makasih dah berkunjung..”

  43. wennyaulia mengatakan:

    memang kalau di teori ekonomi sih begitu,,,dan untuk jangka panjang memang demikian
    tapi untuk saat ini sepertinya untuk bertahan hidup, ekspor agak kurang bisa diharapkan..
    btw, nice post :)

    “yaah.. paling tidak masih ada kata optimis..”

  44. yak mengatakan:

    lagi liburan dr aktifitas dunia maya y pak lek…

    “kok tau..nduk? ni dah nongol lagi menyusuri dunia maya, tadi siang baru balik banting tulang hehe..”

  45. almascatie mengatakan:

    @Yak
    pak lek mu lagi cari rambut keriting buat di ekspor…. Le’
    udah belajar sanah dulu… ntunggu pak lek mu mbalik yoh le’

    “… dan ternyata yang keriting itu ada si salobar hahahaha…”

  46. Infinite Justice mengatakan:

    beuh… negara kita mengekspor bahan baku, lalu mengimpor barang dari luar yang notabene diproduksi menggunakan bahan baku dari negara kita tadi…

    herannya angka ekspor TKI tetap saja tinggi, padahal berita soal menderitanya ribuan TKI sudah gembar-gembor di tivi…

    “itulah Indonesia kita tercinta…”

  47. Rusa Bawean™ mengatakan:

    ok
    moga maju expor indonesia
    jangan cuma hanya impor mulu kan malu
    :)

    “setuju om…”

  48. kezedot mengatakan:

    blue cinta produk indonesia .
    kecuali kalau ada cew indo nggak knapa lah ok
    salam hangat dalam dimensinya blue

    “haha.. bisa aja blue..”

  49. ndop mengatakan:

    contohnya saya, saya melihat suatu barang dari designya dulu, baru bahannya apa..

    sip tulisannya.. sangat mudah dipahami..

    “dan kebanyakan orang seperti itu…
    syukurlah kalo paham hhehhee…”

  50. Nisa mengatakan:

    berkunjung kemari. . . apa kabar mas ? :D

    “kabar baik ndu’.. :D

  51. derohman mengatakan:

    pagi,
    semangat semangat
    salam hangat dalam dimensinya blue

    “pagi ini aku semangat, barca lolos final hahahaha…”

  52. Pak Dhe Wicak mengatakan:

    aku mo ekspor apa yach ???
    ada ide ??

    “apa saja pak dhe, yang penting mantabs.. hehe..”

  53. shaleh mengatakan:

    smoga ekspor indonesia meningkat

    “amin… amiiin…”

  54. yak mengatakan:

    mana oleh2ny..???

    “kalo mau, ambil ndiri nih heheh..”

  55. konohanasakuya mengatakan:

    tuh… uda kukerjain pe-ernya. hehe.

    “bagus…. baguss…”

  56. kezedot mengatakan:

    benar ya abang mau menanti kedatangan blue disana?
    salam hangat dalam dimensinya blue

    “sungguh terasa indahnya bila….”

  57. diazhandsome mengatakan:

    oh iya yah… hehe. coba kalo 1 lemari untung 5 dollar, 100 lemari bisa 500 dollar. lumayan kan? :D

    btw, kok dipanggil om sih?

    “nah itu dia hehe…
    oooh nggak boleh panggil om ya, brarti panggil kakek ya hahahhaa…”

  58. savedesea mengatakan:

    Uih…Banting stir jadi ekonom neh nyong?…Haha
    Bagus lah, biar dunia kita bisa makin berwarna, jangan hanya berkutat dengan ekologi!..
    Btw, pencerahan baru neh..

    “aih..aih… hari gini pokoknya apa aja sikattt…
    asal baik dan halal.. *halah*

  59. ana mengatakan:

    makin kreatif aja bro…keep gO*blOg!

    “harus donk…. gO..blOg..!!”

  60. jumal029 mengatakan:

    Gimana kabarnya mas?

    “kabar baik om..”

  61. madhysta mengatakan:

    ada ekspor yang terus meningkat kang, selain kayu…. yaitu kayuwati…. hehehehe alias TKW

    “haha… angger kuwe wis dudu rahasia maning… “

  62. suwung mengatakan:

    mkasudnya lingknya harusnya ke soewoeng eh ke soewoeng kosong gitu bos

    “oh gitu… hehe..”

  63. Pasang Iklan mengatakan:

    salam kenal mas…

    tenang aja mas, saat ini kebanggan kita nertambah 1 lagi…KERIS kita sudah dijadikan warisan milik dunia mas…

    so..berbanggalah jadi anak bangsa, karna semakin kesini, kita semakin dikenal dan diakui mas…

    salut wat mas yg mw posting hal2 seperti ini…

    sering2 deh saya nongol kesini…

    “sudah seharusnyalah kita bangga atas prestasi yang ada pada bangsa ini..
    ya moga2 berprestasi terus, tapi yang baik2 saja ya…
    jangan korupsinya aja yang rankingnya tinggi hehee…
    tengkyu sahabat..”

  64. jttcjepara mengatakan:

    iya. ada seorang konsultan ADB mengatakan bahwa China punya stok kayu 11 tahun, jika masih produksi seperti sekarang. Lha negara ini dapat kayu dari mana, jika di China tidak ada hutan yang besar.

    Bagaimana bisa bersaing dengan CHina, kalau stok kayu digerogoti illegal lodging.

    http://jeparaworld.wordpress.com/2009/05/16/strategi-memajukan-ekspor-furniture-indonesia/

    “harusnya pemerintah tegas terhadap pelaku ilegal logging. semua tau, itu sangat merugikan bangsa.. termasuk mempengaruhi industri furniture dalam negeri…”

  65. shirley mengatakan:

    Waah selamat! Sampai jumpa di Solo :)

    “sama-sama mbak, semoga bisa berjumpa”

Leave a Reply

sekilas tentangku

lahir di banyumas ngapak, kini berkelana di ambon manise, berkawan dengan hewan laut lunak menawan yang kadang bercangkang, bermain di deburan ombak segara, tertatih berusaha merambahi dunia maya sebagai muhamaze

bakudapa

maluku

yang tersimpan

parade

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ristek Internet Sehat Brighter Planet's 350 Challenge Greenpeace SEA-Indonesia

maju export Indonesia

Maju Export Indonesia