Seperti yang pernah ditulis di blog saya yang lain, Pulau Pombo merupakan salah satu pulau kecil di perairan Maluku, secara geografis tepatnya di Selat Haruku yang berada di antara Pulau Haruku dan Pulau Ambon, Maluku. Sesuai SK Menteri Pertanian No. 327/Kpts/Um/7/1973 tanggal 25 Juli 1973, pulau ini ditetapkan sebagai kawasan konservasi sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam, statusnya cagar alam/taman laut. Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam Pulau Pombo yang dapat dilakukan adalah dengan titik berat untuk kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.
Pada waktu itu (tahun 70-an) memang kondisi Pulau Pombo katanya sangat menawan dan layak untuk dijadikan kawasan konservasi. Hal itu juga didukung oleh pernyataan dari masyarakat sekitar yang menyebut bahwa kondisi pulau dulu memang sangat indah. Ikan, kerang-kerangan, udang dan biota yang lain melimpah, termasuk terumbu karang yang terawat dengan baik. Ada yang lebih menarik yaitu melimpahnya burung dara yang oleh orang Maluku disebut Pombo (Ducula bicolor), maka dari itu dinamakan Pulau Pombo. Di pulau itu terdapat rumah jaga, sumur bor, generator listrik, speed boat dan lainnya. Namun semua berubah, diprediksi setelah terjadinya tragedi sosial di Ambon tahun 1999. Semua fasilitas yang ada sudah tidak ada lagi (baca: hancur) sedangkan dari segi lingkungan juga mengalami penurunan. Terumbu karang yang dulu katanya bagus, kini banyak yang rusak akibat bom-bom ikan dan eksploitasi tanpa batas. Sampah juga sekarang menumpuk di sekitar pesisir pulau.
Nah untuk itulah, sebagai salah satu wujud kepedulian generasi muda Ambon, maka hari Minggu kemarin diadakan kegiatan peduli lingkungan bertajuk Kalesang Pombo yang diprakarsai oleh @MalukuBaronda. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan Pulau Pombo dari sampah-sampah yang ada. Selain itu dilakukan juga upaya kampanye lingkungan tentang sampah ini. Kata Usi Sarah sih @MalukuBaronda itu semacam komunitas peduli wisata dan peduli lingkungan di Maluku. Salah satu yang punggawanya adalah Mbak Indam Dewi (baru tahu Sabtu kemarin di The Street
). Kalesang mungkin dapat diartikan menjaga, melestarikan, sedangkan Pombo adalah salah satu pulau seperti disebutkan di atas. Kegiatan Kalesang Pombo ini diikuti oleh beberapa komunitas seperti dari Ambon Bergerak, Maluku Photo Club, dan lainnya, serta tak mau ketinggalan tentu saja Blogger Maluku Arumbai meskipun katanya hanya diwakili dua orang
.
Sebenarnya saya ingin sekali gabung dalam kegiatan lingkungan ini, namun berhubung ada acara hajatan tetangga kompleks jadinya tidak bisa ikutan
. Saya hanya bisa mendukung kegiatan itu dengan membeli pin Kalesang Pombo seperti gambar di atas
. Harapan saya sih semoga saja kepedulian warga Maluku terutama generasi muda terhadap kondisi lingkungan dan perairan akan semakin meningkat. Upaya pelestarian laut juga diharapkan semakin banyak dilakukan, bukan hanya di Pulau Pombo, namun di seluruh wilayah pesisir yang ada. Semangat…!!











Aku boleh minta pin unyu itu ga ya?
Posted by giewahyudi | Monday, 25 July 2011, 13:19langitnya biruuu… tahu tidk kenapa ada banyak burung dara di pulau tadi? klo masyarakat sekitar banyak nggak yang nangkap burung tadi untuk dimakan?
Posted by Lutfi Retno Wahyudyanti | Monday, 25 July 2011, 13:22memang lebih baik menjaga kelestarian nya dari pada memperbaikinya,
yang tentunya akan makan waktu ratusan tahun ya Mamung
Semoga pemda setempat juga bisa ikut lebih berpartisipasi dlm hal ini,
jgn sampai seperti pembalakan hutan, bukannya malah berkurang, eh makin hancur hutan2 kita ya ,miris
salam
Posted by bundadontworry | Monday, 25 July 2011, 14:55Terus berjuang, Mas!
*eh, salah komentar ya?*
Posted by Asop | Monday, 25 July 2011, 15:05saya juga hanya bisa bantu doa semoga usaha pelestarian ini lancar2 jaya..
Posted by Mabruri Sirampog | Monday, 25 July 2011, 17:00Lucu yaa pombo artinya burung dara.. bearti sekarang di pulao pombo masih banyak burung dara juga ya mung??
Posted by Dhenok | Monday, 25 July 2011, 23:17sapa sing hajatan mas ? #eh
Posted by anugrha13 | Tuesday, 26 July 2011, 07:51Semoga bisa bertahan bahari2 yang indah di nusantara ini
Posted by terroRIEZ | Tuesday, 26 July 2011, 11:40oo jadi itu yg dimaksud dgn Kalesang Pombo. Mantap
Posted by indobrad | Tuesday, 26 July 2011, 12:14Assalaamu’alaikum wr.wb, Muhammad…
Kembali menyapa, bunda baru berkunjung dan membaca dulu.
nanti bunda kembali lagi kerana sedang di kantor dan sedang sibuk.
Terima kasih sudah berkunjung ke blog bunda dan bunda senang.
Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.
Posted by SITI FATIMAH AHMAD | Wednesday, 27 July 2011, 15:13ikutan dan setuju ..mudah mudahkan kontinyu untuk menjaga kelestariannya..
( ditempat saya , cirebon. ada pantai yang lumayan cantik, pantai kejawanan namanya. sudah sekitar 5 tahun ini keadaannya rusak menyedihkan karena :sampah …(mengelus dada)
salam hangat Kang Mamung,
Posted by andioka | Wednesday, 27 July 2011, 21:51Beli tanpa ongkos kirim ya?
| iya dateng sendiri ke ambon mas..
Posted by giewahyudi | Thursday, 28 July 2011, 14:20assalamu alaikum….
ambon manise….kata yang tak asing lagi ditelinga…
semoga keindahan alam akan selalu terjaga di sana………
| wa’alaikumsalam.. makasih mbak..
Posted by neni | Friday, 29 July 2011, 10:12Sulitnya menjaga lingkungan dari sampah ya… Apalagi di pulau kecil atau pantai, karena masih banyak orang yang gemar membuang sampah ke sungai/laut
Posted by kakaakin | Friday, 29 July 2011, 11:29selamat berjuang,, tetap semangat pemuda-pemuda harapan bangsa …
salam
Posted by fitr4y | Friday, 29 July 2011, 11:33Selamat menyambut ibadah puasa kepada Mamung sekeluarga.
Semuga hidup kita senantiasa diberkati dan dirahmati ALLAH SWT dan sepanjang kehidupan ini kita tidak melakukan perkara yang sia-sia.
Teruskan posting tempaat-tempat yang indah di Indonesia
| makasih mbak, kita saling mendoakan yaa… oke mbak..
Posted by bintangzohra | Monday, 1 August 2011, 10:14lingkungan di tempatku tinggal jga udh parah banget, bisa dirasakan dari udaranya yg semakin panas…bukti kecil dari kehancuran lingkungan…bukti besarnya teralu berat klo dibawa2 hehehehe…ayooo semangat lestarikan lingkungan
| mari bersama selamatkan lingkungan, meski dengan tindakan yang kecil..
Posted by ok | Monday, 1 August 2011, 16:12Aku suka sedih kalo baca pulau atau terumbu karang yg dulunya bagus jadi hancur..
Seharusnya kita bisa saling menjaga…
| apalagi kalo melihatnya lansung ya mbak..
Posted by Ceritaeka | Tuesday, 2 August 2011, 13:34