::
you're reading
KOMPETISI

Soempah Pemoeda 2.0: Di mana semangat pengabdian itu?

Soempah Pemoeda 2.0, suatu istilah yang baru. Dan nyatanya memang bener-bener baru karena belum pernah terjadi sebelumnya. Ini adalah prakarsa dari XL yang ingin menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda itu masih ada pada diri jong-jong di seluruh Indonesia. Semaraknya era digital dan kehebohan dunia maya menjadikannya acara ini Soempah Pemoeda 2.0. Meskipun labelnya dunia maya, namun perayaan Soempah Pemoeda 2.0 sendiri tidak maya, tetapi ada seremonialnya di Jakarta sana. Infonya ada 14 perwakilan komunitas blogger yang hadir. Mantep juga ya.
Namun yang disayangkan saya tak bisa menghadiri perayaan tersebut, jadi maaf bila untaian acaranya tidak bisa saya jelaskan panjang dan lebar. Saya ikut lombanya saja :-)

Ada hal yang perlu digarisbawahi yakni masalah esensi dari kegiatan tersebut. Semangat, sikap patriotik, pengabdian, cinta tanah air, dan bangga terhadap bahasa persatuan bahasa Indonesia. Dan untuk saat ini, sikap-sikap tersebut dapat dituangkan dalam berbagai kegiatan baik online maupun offline. Kalo secara online, bayangkan saja ketika semua pengguna media online di Indonesia yang katanya 40 juta lebih itu bersama-sama menyuarakan Sumpah Pemuda, pastinya di alam maya akan bertebaran semangat-semangat tersebut. Sungguh, bicara masalah semangat Sumpah Pemuda memang tak ada habisnya.

Kembali ke alam nyata, di bumi Indonesia ini. Sudahkan kita memiliki semangat itu..? Saya akan menceritakan pengalaman saya dan beberapa teman. Sederhana saja. Ini tentang masalah pengabdian. Saya menantang pemuda-pemuda Indonesia, seberapa banyak yang mau kerja mengabdikan kemampuannya di wilayah yang jauh dari keluarganya… di Maluku atau Papua misalnya. Apakah mereka mau ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, apalagi wilayah itu benar-benar baru. Kenapa kebanyakan dari pemuda lebih memilih ibukota dan sekitarnya yang hingar bingar itu, padahal di sisi Indonesia yang lain (baca; wilayah timur) sangat membutuhkan kreativitas dan semangatnya.

Sudah banyak kejadian, saat penempatan di kawasan timur awalnya menyatakan kesiapan, tetapi belum genap setahun kadang sudah mengajukan surat mutasi. Dan bila mutasi tak kunjung datang, meraka nekad mangkir dari pengabdian. (Mudah-mudahan ini hanya sebagian kecil saja dari pemuda Indonesia).
Lalu yang jadi tanya, memangnya kenapa? di mana semangat pengabdian itu? apa yang kurang di kawasan timur ini? Mall-kah? tempat nongkrong kah? atau apa…? Padahal di sini Indonesia juga, yang butuh semangat dan pemikiran para pemuda, entah dari mana itu asalnya. Banyak di antaranya karena alasan keluarga. Bisa saja bapak atau ibunya tak mengijinkan dia merantau jauh, selalu ingat keluarga, teman-teman dan alasan lain.

Lalu apa yang dicari kalau begitu..?
Sebenarnya apabila dipikirkan kembali, seharusnya para pemuda harus siap apabila ditempatkan di daerah terpencil sekalipun sebagai bentuk pengabdian terhadap negeri ini, apapun peran yang diembannya. Keluarga pastinya mendukung apabila kita mengemukakan alasan dengan baik. Kita bawa ilmu yang kita peroleh di bangku pendidikan. Kita terapkan untuk kemajuan negeri ini.

Yah mungkin ada yang beruntung bisa mengabdikan diri di tempat kelahirannya, lanjutkanlah. Namun bagi yang harus pergi merantau jauh dari keluarga, sabarlah dan luruskan niat bahwa apa yang kita lakukan itu harus didasari keikhlasan untuk membangun negeri kita tercinta ini. Agar kesenjangan pembangunan antara wilayah satu dan lainnya dapat diperkecil. Agar deru kemakmuran tidak hanya menghinggapi kota-kota besar di sana. Dan yang terpenting adalah supaya semangat pemuda-pemuda dapat tetap menggelora di seluruh bumi pertiwi.
Mari bersama mengabdi dan membangun ke pelosok negeri, wahai kawan-kawan pemuda. Katakan “siap” untuk ditempatkan di seluruh wilayah nusantara dan pegang erat-erat komitmen itu.


About mamung

lahir di banjoemas ngapak, kini berkelana di amboina manise, berkawan terik dan gemericik hujan, bermain di deburan ombak segara, tertatih berusaha merambahi dunia maya yang penuh warna serbaneka

Discussion

33 thoughts on “Soempah Pemoeda 2.0: Di mana semangat pengabdian itu?

  1. curhat bos?

    [ ya nyaris… :-)

    Posted by hamida | Saturday, 6 November 2010, 06:00
  2. Hebat ada sumpah pemuda blogger ya.. salam untuk Maluku tukeran link ya :D

    [ ada bang, tapi saya gak ikutan acaranya di jakarta.. oke link dituker.. :)

    Posted by Keping Hidup | Saturday, 6 November 2010, 08:28
  3. seorang motivator prnh mengatakan : mari kita saatnya kita indonesia utk meninggalkan mentalitas babu !!? hehehe…

    [ apalagi babu di negeri orang ya.. hehehe

    Posted by Hanya Seorang Sahabat | Saturday, 6 November 2010, 08:40
  4. wah keren nih kayaknya,smangat deh mas :)

    [ kita harus semangat mas… :)

    Posted by grandchief | Saturday, 6 November 2010, 12:33
  5. kalau ditempatkan di maluku saya mau, soalnya dah pernah tinggal di maluku utara

    [ sini mas ke maluku, biar tambah rame.. :)

    Posted by krupukcair | Saturday, 6 November 2010, 13:51
  6. Semoga menang ya Sob… :)

    [ siiip.. amiiin.. :)

    Posted by ●●●ЄЯШЇЙ●●● | Saturday, 6 November 2010, 13:59
  7. Saya dari tenggarong bisa merasakan serunya acara tersebut. Bisa dibaca disini:

    http://harris-maulana.blogspot.com/2010/11/menjadi-saksi-soempah-pemoeda-20-di.html

    [ okeh langsung ke tekape… :)

    Posted by Harris Maulana | Saturday, 6 November 2010, 16:49
  8. bisa jadi mereka² yang meninggalkan/memutasikan diri dari daerah pedalaman (baca: wilayah timur)mengabdikan dirinya untuk wilayah lain yang sama membutuhkan. dan salut bagi rekan² yang iklhas bertahan di wilayah timur, semoga pengabdiannya bermanfaat bagi sekitarnya, dan tentunya untuk indonesia satu.
    dan bagi sebagian teman² yang memilih ibukota misalnya. bukan berarti tidak hilangnya rasa pengabdian darinya. saya ambil contoh, rekan kerja saya, dari wilayah timur/kampung, berani mencoba peruntungan, dan pengabdiannya di kota, kerja kerasnya hanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih/perpipaan di kota, sedangkan jika ia tetap tinggal dikampungnya bisa jadi ia tak berguna dan tak ada pengabdiannya apa², sebab ilmu/background dari kampus yang ia punyai hanya masalah jaringan pipa air bersih, sedang di kampungnya air bersih masih melimpah.

    nice post brader…
    ijin mencantumkan ke blogrool saya ya. :)

    [ mantap mas, bener banget yang penting keihklasan dalam mengabdi, dan alangkah baiknya bila itu di tempat yang pembangunannnya masih kurang sehingga rona kemajuan bisa merata di seluruh Indonesia… oke ta back link yaa.. :)

    Posted by bagustejo™ | Saturday, 6 November 2010, 17:25
  9. Kunjungan malam :)

    [ makasih kunjungannya mbak… :)

    Posted by Mila | Saturday, 6 November 2010, 22:49
  10. wahhh, keren…jadi semangat mau berkarya di Ambon:)

    [ mantap pak… gimana kabare?

    Posted by basit | Sunday, 7 November 2010, 07:03
  11. Mari bersama mengabdi dan membangun ke pelosok negeri, wahai kawan-kawan pemuda. Katakan “siap” untuk ditempatkan di seluruh wilayah nusantara dan pegang erat-erat komitmen itu.

    .
    tapi setelah dapat apa yang diinginkan, banyak yang mengelak dari penempatan itu, malah kasak kusuk agar ditempatkan sesuai keinginan sendiri.

    [ bener itu om, banyak yang kayak gitu…

    Posted by komuter | Sunday, 7 November 2010, 07:39
  12. Siiip.. Semoga menang..

    [ amiin… :)

    Posted by Anas | Sunday, 7 November 2010, 08:00
  13. dalam perjanjian pengangkatan sbg pegawai, siap ditempatkan diseluruh penjuru tanah air ,,, :P

    [ emang gitu mas.. :)

    Posted by ~jayaros | Sunday, 7 November 2010, 10:43
  14. Wew! Ikut lomba nya juga ya, sama…

    [ iya mbak, mudah2an kita menang semua :D

    Posted by isnuansa | Sunday, 7 November 2010, 12:29
  15. ide hebat dari XL, semoga bisa memberi manfaat bagi negeri ini …
    amin

    Salam BURUNG HANTU

    [ ya, mudah2an tetep berlanjut kegiatan positif ini.. wah burung hantu bisa nyalami jg yaa… :)

    Posted by Denuzz BURUNG HANTU | Sunday, 7 November 2010, 12:44
  16. wah, saya malah ndak tahu kalau ada event sumpah pemuda 2.0, mas muhamaze. semoga ikrar sumpah pemuda tetap menginspirasi kaum muda dari generasi ke generasi.

    [ saya gak ikut acaranya pak, cuma ngikut lomba blognya saja.. pokoknya semangat lah… :)

    Posted by Sawali Tuhusetya | Sunday, 7 November 2010, 16:02
  17. semangat” pengabdian itu ada kok.
    coba aja liat di daerah seputaran bencana. Banyak pemuda yang bersatu lho membantu mereka yang kesusahan…

    [ mantap, niat ikhlas biar dapat pahala, amiin…

    Posted by deady | Sunday, 7 November 2010, 18:37
  18. sumpah pemuda 1928 diikuti ratusan pemuda. kemarin 11 oktober 2009 ada sumpah mahasiswa bahwa mereka akan mengakkan khilafah. pesertanya mencapai 5000 mahasiswa. dari seluruh indonesia

    [ oh gitu ya… mantap deh kalo gitu.. :)

    Posted by wahyu nurudin | Sunday, 7 November 2010, 19:05
  19. hebat uey ada Sumpah Pemuda Blogger.
    semoga dengan denikian banyak juga yg termotivasi utk ikut mengisi kemerdekaan negeri ini dgn banyak2 menulis yg bermanfaat di blognya masing2,amin
    salam

    [ siip, ayo menulis dan tetap berkarya.. salam balik bunda..

    Posted by bundadontworry | Sunday, 7 November 2010, 22:14
  20. merantau adalah bagian dari kehidupan kita mas untuk mencari penghidupan yang lebih baik walau terkadang kenyataannya pahit tapi itulah resiko seorang yang merantau

    salam

    [ iya om, kudu banyak sabar & ikhlas mudah2an berkah :)

    Posted by omiyan | Monday, 8 November 2010, 18:05
  21. hhmpph..
    menarik, semangat sumpah pemuda dilihat dari sudut pandang yang berbeda
    :)

    suka sama tulisan ini. buat lomba yah?
    semoga memang yaah
    :)

    btw, saya mau banget loh kalau besok-besok dapet penempatan di wilayah timur pelosok itu.sudah pernah membayangkannya. sepertinya akan menyenangkan…

    [ makasih mbak, amiin…. wah bener nih mau di pelosok? jangan hanya dibayangkan dong.. kadang bayangan menipu hihi..

    Posted by ais ariani | Monday, 8 November 2010, 23:12
  22. betul betul betul
    hehehe :D

    [ betul jg.. :)

    Posted by edda | Tuesday, 9 November 2010, 15:24
  23. prinsipku, sbg pemuda, yg penting ndak sombong, ndak foya2 pake duit orang tua, ndak males :D

    tapi aku rasa klo utk beberapa bidang pekerjaan, yg dari kota gak usah ke daerah. di kasih aja untuk pemuda lokal, beri mereka kesempatan berkreasi. jgn apa2 ngandelin org pusat kota. putra daerah kan jg banyak yg hebat.

    sementara yg dikirim ke daerah oleh perusahaannya, bersyukur mestinya. dikasi kesempatan utk dapet pengalaman yg berbeda :D

    semoga menang ya lomba blognya :D

    [ iya bener, ambil hikmahnya saja dan selalu berpikir positif, lakukan yang tebaik.. :D

    Posted by maacangadungan | Tuesday, 9 November 2010, 16:44
  24. Menanggggg!!!
    sayah ikut acaranya tak ikut lombanya =))

    [ iyo he, gak ngajak2.. :D

    Posted by almascatie | Wednesday, 10 November 2010, 02:41
  25. sumpah pemuda sudah jadi hari2 biasanya, tidak ada perenungan dlm peringatan sumpah pemuda :( smoga tahun dpn lebih baik pemuda kita, bangsa kita :D

    [ siip.. mari kita renungkan dan lakukan yg terbaik bagi bangsa ini..

    Posted by didien | Wednesday, 10 November 2010, 17:37
  26. mau… kalo ada yg ajak ke jogja juga sekarang saya mau :-)

    [ saya jg mau banget.. :)

    Posted by Tari-ssi | Wednesday, 10 November 2010, 17:48
  27. saya siap :D

    [ mantap mbak julie… :D

    Posted by gerhanacoklat | Wednesday, 10 November 2010, 19:01
  28. Assalaamu’alaikum Muhamaze…

    Sumpah pemuda yang harus disebar ke seluruh pelusuk bumi Indonesia agar menjadi seruan semangat yang jitu dalam membangun jiwa yang cintakan tanah air walau sejauh mana mereka ditempatkan sebagai satu perkhidmatan yang bakal meninggalkan jasa.

    Selamat semuanya. saya turut sama berbangga dengan setiap perjuangan yang membawa keberkatan ummah.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak. :D

    [ wa’alaikumsalam bunda, makasih bun, doakan saja yang terbaik.. salam balik dari amboina… :)

    Posted by SITI FATIMAH AHMAD | Wednesday, 10 November 2010, 21:38
  29. Nyong absen telat dari JONG PANGINYONGAN

    [ wahaha jong penginyongan, ana ana bae kang.. :D

    Posted by Triyanto banyumasan | Thursday, 11 November 2010, 02:42
  30. Seingat saya, ada program pemerintah (lupa dari kementrian mana) yang namanya “Sarjana Membangun Desa”. Jadi para lulusan sarjana yang berasal dari daerah2 (bukan kota besar) bisa mendapat bantuan dana kalo mau mengajukan proposal wirausaha yang mau dilakukan di desa2nya. Tentunya dengan syarat harus memberdayakan penduduk desa sebanyak mungkin. :)

    [ mantap itu, perlu diteruskan programnya.. membangun negeri.. :)

    Posted by Asop | Friday, 12 November 2010, 10:59
  31. hey, tulisannya bagus. Nice….

    Btw selamat yah jadi juara. Oh yah cara kamu ngubungi panitia buat dapet hadiahnya gimana? Soalnya saya juga menang. Gimana yah biar bisa ngambil hadiahnya?? Plis bales aja ke blof saya atau immanuel.lubis@gmail.com

    [ ah yang bener mas…?? saya malah belum tau pengumumannya dimana? kaget saya mas…

    Posted by immanuel lubis | Friday, 19 November 2010, 20:36
  32. ayo semangat dong ,kita hrs punya semboyan sumpah pemuda.

    Bali Prewedding Photography, Bali Photography, Bali Wedding

    Posted by Erwin ganadi | Thursday, 25 November 2010, 14:56

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: masih tertatih « banyumas – ambon pp - Tuesday, 22 February 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: