::
you're reading
AMBOINA

Mencuatkan “local-content” Ambon/Maluku

Terinspirasi dari kekhawatiran, keresahan dan perasaan heran dari beberapa teman-teman di Blogger Maluku Arumbai maupun di Ambon Bergerak, terutama setelah baca postingannya Tanase Almascatie, akhirnya terbesit keinginan untuk menuliskannya juga di blog ini. Rasa yang bercampur aduk itu yakni suatu tanya kenapa saat kita searching di google atau mesin pencari lainnya dengan keyword “Ambon”, maka pada beberapa saat akan muncul kejadian masa lalu tentang ker*s*han dan tr*g*di Ambon. Pada page 1 google, hasil pencarian yang mencantumkan kejadian itu masih ada, padahal sudah 12 tahun lebih hal itu berlalu. Hal yang lebih mengherankan apabila kita mencari gambar di google dengan kata kunci “AMBON”, maka masih ada beberapa foto yang  menunjukkan peristiwa 12 tahun silam. Untungnya hasil yang lebih baik akan muncul ketika kita mencari informasi di google dengan keyword “MALUKU”, sedikit lebih mengena daripada ketika mencari “Ambon”.

keyword “ambon” di google web

keyword “ambon” di google image

Adanya informasi dan gambar-gambar Ambon yang kurang sesuai dengan kondisi riil saat ini oleh google maupun mesin pencari lainnya menunjukkan kurangnya informasi terbaru lainnya tentang Ambon yang indah, sehingga/atau informasi tersebut belum terindeks. Namun bisa juga karena informasi tentang tr*g*di Ambon itu dulunya memang sangat banyak dicari, baik dalam negeri maupun luar negeri sehingga sampai saat ini masih mendominasi hasil pencarian.

Uraian di atas merupakan gambaran fenomena mengenai “local content” Ambon/Maluku yang diungkapkan oleh Tanase Almascatie beberapa waktu lalu.

Lalu bagaimana agar gambaran Ambon yang manise, indah, menawan dan Maluku dengan keelokan lautnya yang luar biasa dapat menjadi informasi utama yang keluar ketika ada orang yang mencari di mesin pencari dengan keyword “Ambon” atau “Maluku”?. Nah, inilah yang jadi perhatian kawan-kawan di Blogger Maluku Arumbai, maupun komunitas sosial lainnya di Maluku. Kita bersama-sama berusaha semaksimal mungkin untuk mencuatkan “local content” Ambon/Maluku ke dunia maya baik melalui social media, blog, situs berita, maupun media online yang lain.

Beruntung akhir-akhir ini semakin banyak gerakan sosial yang peduli terhadap hal ini. Mulai dari pelatihan blog, kelas akademi berbagi tentang social media, pagelaran budaya dan seni serta kegiatan positif lainnya yang tentu saja mencuatkan konten lokal Ambon/Maluku. Pada akhirnya diharapkan kegiatan-kegiatan tersebut dapat disebarkan melalui media online sehingga semakin banyak informasi tentang hal-hal positif mengenai Ambon/Maluku di ranah maya.

Sebenarnya masih banyak upaya lain yang dapat dilakukan untuk mencuatkan “local content” Ambon/Maluku. Misalnya saja dengan lebih memaksimalkan peran social media/media online untuk promosi wisata ataupun investasi di Maluku. Saat ini yang terjadi adalah setiap ada event budaya ataupun wisata, pihak pemerintah terkadang kurang optimal dalam menyebarluaskan informasi atau bahkan tidak menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin sehingga gaungnya kurang begitu terasa.

Terlepas dari hal tersebut, munculnya beberapa kegiatan positif dan membangun yang dilakukan oleh komunitas-komunitas sosial terutama generasi muda yang ada di Maluku mencuatkan optimisme akan kemajuan informasi tentang local content Ambon/Maluku, seiring dengan semakin meningkatnya peran social media di wilayah Maluku sendiri. Mudah-mudahan ke depannya orang-orang di seluruh penjuru dunia akan lebih mengenal Ambon/Maluku dari sisi keindahan panorama lautnya, bentang alamnya, keanekaragaman budaya dan seni serta hal-hal positif lainnya.

karena kenyataannya Ambon/Maluku memang…… menakjubkan… sungguh!

About mamung

lahir di banjoemas ngapak, kini berkelana di amboina manise, berkawan terik dan gemericik hujan, bermain di deburan ombak segara, tertatih berusaha merambahi dunia maya yang penuh warna serbaneka

Discussion

24 thoughts on “Mencuatkan “local-content” Ambon/Maluku

  1. kapan yaaaaaaaaa kesana? :cry:

    | secepatnya bunda… :D

    Posted by bundamahes | Friday, 1 April 2011, 16:42
  2. pertamaaaxxxxxxxxx…..

    *cuekin @bundamahes*
    :D

    | gak dapat subsidi.. *kasih solar* :D

    Posted by almascatie | Friday, 1 April 2011, 16:47
  3. Ngeri, saya gak mau inget2 tragedi ambon yang dulu…. :(

    | iya mas, jangan diingat dan semoga tak terjadi lagi..

    Posted by Asop | Friday, 1 April 2011, 17:45
  4. ahh ditunggu local content yang bermanfaat dari Ambon. Dan Arumbai bisa jadi motor penggerak yg pas utk itu :D

    | mantap om.. mari tomma maju maluku ee.. :)

    Posted by indobrad | Friday, 1 April 2011, 17:49
  5. iya mudah2an kalo nyari kata Ambon yang muncul yg bagus2 dan sesuai kondisi sekarang, ntar dikiranya ambon rusuh terus..
    btw, tuh lautnya seger bener mas.. ayo banyakin poto2 keindahannya hehe.. *maklum pecinta laut dan pantai*

    | siip, tolong dibantu yaaa… emang seger banget Ne’, mantap lah pokoke :D

    Posted by 'Ne | Friday, 1 April 2011, 19:25
  6. segera isi dengan hasil jepretannya yang indah-indah tentang Ambon,, Mung :)

    | insyaallah mbak.. :D

    Posted by ysalma | Friday, 1 April 2011, 19:39
  7. met malam, berkunjung lagi ketempat sahabat… moga hari2 lebih menyenangkan…

    | met malem, terima kasih atas kunjungannya ya.. :D

    Posted by singkepdotcom | Friday, 1 April 2011, 20:30
  8. Aku pengen kesana friend…

    | oke aku tunggu.. :)

    Posted by Tangguh | Friday, 1 April 2011, 22:45
  9. gua belum pernah nih ke ambon/maluku… tapi keliatannya emang indah ya alamnya… :)

    | wah kalo om arman harus dijadwalkan kemari donk om.. :D

    Posted by arman | Saturday, 2 April 2011, 04:22
  10. buset deh mas, tadi iseng ngetik kata kunci ambon di google gambar,,malah yang muncul DP semua,, hiiii

    | makanya kita berusaha menghilangkan hasil tersebut dengan hasil yang bagus2..

    Posted by kota solo | Saturday, 2 April 2011, 09:21
  11. Semoga dengan gerakan seperti ini, mbah google segera mengubur masa lalu ambon yang bergejolak.

    | siip… dibantu ya bang.. :)

    Posted by mandor tempe | Saturday, 2 April 2011, 14:39
  12. perbanyak postingan mengenai pariwisata tentang daerah adalah langkah yang bagus

    | siip biar mbah google ngindeksnya jg yang bagus..

    Posted by rizal | Saturday, 2 April 2011, 15:00
  13. saya percaya Ambon memang indah pemandangannya apalagi pisang Ambon, loh….???? *ngak nyambung*

    | bener2 indah, kalo pisang ambon disini malah nyebutnya pisang meja.. aneh kan? :lol:

    Posted by orange float | Saturday, 2 April 2011, 18:53
  14. terpujilah AMBON, semoga semakin indah, pariwisatanya semakin maju dan banyak kunjungan ke sana…

    berharap sih ingin kesana, tapi belum ada yang mbayarin :)

    | amiin… semoga ada yg mbayarin :)

    Posted by Mbah Jiwo | Saturday, 2 April 2011, 22:45
  15. di Pontianak 10 tahun lalu juga ada kerusuhan antar etnis yang sangat besar,, syukurnya sekarang orang2 udah bisa melupakan dan dari penelusuran google juga tidak ada yang jelek2 yang terpampang..

    mudah2an ambon juga bisa hilang dari kata2 ‘jelek’ dan meninggalkan yang baik2 aja ya :)

    | iya, biar imejnya kembali manise seperti sedia kala..

    Posted by niee | Sunday, 3 April 2011, 11:16
  16. Salam persohiblogan
    Daku kembali menyapamu kawan
    Kembali ke dunia yang penuh persahabatan ini
    Rindu rasanya
    Ada puisi anget untukmu, sobat :)

    Salut karena kau memang blogger Maluku yang hebat :)

    | wah sibuk pastinya ya kang.. makasih kang, ah si akang bisa aja.. :D

    Posted by achoey el haris | Sunday, 3 April 2011, 13:19
  17. Smoga kembali menjadi.. Ambon Manise..
    Jadi inget lagu ambon nih.. Sio mama beta so rindu.. mo pulange.. :)

    | amiin.. wah masnya tau lagunya? *nyanyi bareng :))

    Posted by tonykoes | Sunday, 3 April 2011, 14:41
  18. Hmmm…
    Saya lagi mencari-cari inspirasi yang pas untuk menuliskan pengalaman saya ke Ambon dulu.

    | iya tante, ayo perbanyak tulisan tentang ambon yang manise..

    Posted by zee | Sunday, 3 April 2011, 14:49
  19. sangat menarik idenya..buat konten mengimejkan ambon untuk lebih positiv…. mantap… :)

    | bener mas, harus diperbanyak biar menggantikan imej yang kurang baik..

    Posted by kamal | Sunday, 3 April 2011, 22:54
  20. setuju dengan idenya, semoga blogger jogja juga bisa meadopsi hal ini

    | siiip mari bersama-sama mas..

    Posted by mas-tony | Tuesday, 5 April 2011, 15:01
  21. setelah kesuksean tabaos arumbai jadi terbuka lebar peluang memajukan local content ini mas :)

    | siip, lanjutkan.. :D

    Posted by Anugrha13 | Monday, 11 April 2011, 07:41
  22. Salam, knjungan prtama dan salam persahabatan, semoga tragedi yg pernah terjadi menjadi evaluasi kita semua utk mnuju smangat toleransi dan transformasi ke arah yg lebih baik, keep sharing ^^

    Posted by Hendrawan Rosyihan | Friday, 10 June 2011, 03:33

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Arumbai & AkberAmbon Go to Campus: Internet Sehat, Social Media dan Mahasiswa - Saturday, 2 April 2011

  2. Pingback: Pray for Arumbai « muhamaze - Monday, 4 April 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: