::
archives

AMBOINA

This category contains 22 posts

Kalesang Pombo

Seperti yang pernah ditulis di blog saya yang lain, Pulau Pombo merupakan salah satu pulau kecil di perairan Maluku, secara geografis tepatnya di Selat Haruku yang berada di antara Pulau Haruku dan Pulau Ambon, Maluku. Sesuai SK Menteri Pertanian No. 327/Kpts/Um/7/1973 tanggal 25 Juli 1973, pulau ini ditetapkan sebagai kawasan konservasi sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam, statusnya cagar alam/taman laut. Kegiatan pemanfaatan sumber daya alam Pulau Pombo yang dapat dilakukan adalah dengan titik berat untuk kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya. [lanjut…]

Advertisements

Eh ndilalah…

Hehe ijinkan aku ketawa sendiri sejenak sebelum memulai postingan :D Bismilah… Lagi dan lagi. Semua serba kebetulan memang, tapi kok ya pas banget gitu. Heran aku dibuatnya. Akhir-akhir ini sepertinya apa yang sudah direncanakan ujung-ujungnya meleset. Ini tentang aku dan teman-teman Komunitas Arumbai. Beberapa bulan yang lalu, setiap kegiatan yang dilakukan alhamdulilah aku dapat berpartisipasi. Mulai dari workshop, akber dan lainnya. Namun setelahnya jadi selalu berbenturan dengan jadwal kerjaan dan akhirnya tidak dapat mengikuti kegiatan yang dilakukan. [lanjut…]

memeluk ambon yang kian basah

Gemericik air di atap rumah makin sering terdengar akhir-akhir ini. Setelah beberapa waktu lalu sengaja hiatus tanpa aktivitas blogging hanya demi menikmati nuansa kampung halaman, akhirnya minggu kemarin aku harus kembali ke bumi manise yang ternyata makin basah. Yah sudah hampir seminggu ini Ambon terus diguyur hujan. Bila hujan gini, tak bisaku membayangkan kondisi yang terjadi di lautan lepas sana, pastinya ombak tinggi-tinggi ngerii.. [lanjut…]

Pray for Arumbai

Hiruk-pikuk dan lalu-lalang orang-orang yang berseliweran di Ambon Plaza Lt. 2 siang itu menambah riuh suasana. Di sebuah kafe, duduk tiga pemuda setengah baya yang agak culun. Mereka bertemu di siang itu karena sehari sebelumnya telah janjian. Tak berapa lama datang tiga orang lagi dengan size yang lumayan gede-gede yang ternyata satu keluarga. Beberapa menit setelah itu datang seorang lelaki yang umurnya kira-kira 3 – 5 tahun lebih tua dari saya berjaket coklat muda. Ngobrol ngalor ngidul dengan bahan omongan tak lepas dari kondisi Maluku dan perkembangan dunia onlinenya. Lagi asyik ngobrol, datang lagi perempuan berkerudung putih memakai jaket krem ditemani seorang kawannya. Semua berkenalan satu sama lain dan mulailah muncul keakraban. [lanjut…]

Mencuatkan “local-content” Ambon/Maluku

Terinspirasi dari kekhawatiran, keresahan dan perasaan heran dari beberapa teman-teman di Blogger Maluku Arumbai maupun di Ambon Bergerak, terutama setelah baca postingannya Tanase Almascatie, akhirnya terbesit keinginan untuk menuliskannya juga di blog ini. Rasa yang bercampur aduk itu yakni suatu tanya kenapa saat kita searching di google atau mesin pencari lainnya dengan keyword “Ambon”, maka pada beberapa saat akan muncul kejadian masa lalu tentang ker*s*han dan tr*g*di Ambon. Pada page 1 google, hasil pencarian yang mencantumkan kejadian itu masih ada, padahal sudah 12 tahun lebih hal itu berlalu. Hal yang lebih mengherankan apabila kita mencari gambar di google dengan kata kunci “AMBON”, maka masih ada beberapa foto yang  menunjukkan peristiwa 12 tahun silam. Untungnya hasil yang lebih baik akan muncul ketika kita mencari informasi di google dengan keyword “MALUKU”, sedikit lebih mengena daripada ketika mencari “Ambon”. [lanjut…]

Gaple dan Sopi

Pastinya hampir semua tahu lagu Bang Haji Rhoma Irama yang liriknya “judi.. judi… teeettt! meracuni kehidupan.. judi.. judi… teeeettt! meracuni keimanan… dst.” Bener banget, judul lagunya adalah JUDI. Nah ada satu lagi yang judulnya MIRASANTIKA, yang bercerita tentang minuman keras dan sejenisnya yang banyak beredar di masyarakat. Dua lagu tersebut sepertinya memang mencerminkan penyakit masyarakat yang ada di sekitar kita. Hampir tiap daerah pasti ada saja orang-orang yang tiap harinya berkawan dengan kedua aktivitas tersebut: judi dan mabuk atau mabuk dan judi. Keduanya ibarat saudara kandung yang kemana-mana hampir selalu bersama, istilahnya dimana ada orang judi biasanya ada yang mabuk. Yaaah hidup makin paraaaahh…

Tak jauh-jauh untuk mengambil contoh fenomena tersebut, di sekitar tempat tinggal ane misalnya. Seringkali kalo lagi jalan ane liat orang-orang pada ngumpul dan setelah ditengok ternyata sedang maen kartu dengan adanya tumpukan beberapa lembar uang ribuan di bawah kakinya. Lalu, biasanya ada juga yang sambil minum. Hal seperti itu banyak ditemui di gang-gang atau di tempat seperti pangkalan mobil ataupun ojek. Dan di daerah Maluku ini yang populer dimainkan adalah gaple atau domino. Sedangkan jenis minumannya adalah sopi, semacam minuman beralkohol tradisional buatan lokal tanpa merk. Ya seperti ciu, tuak atau arak di daerah lain. [lanjut…]

#AkberAmbon 1st Class: Seruuu…!!!

Momen yang penuh semangat. Itulah yang aku rasakan kemarin sore saat senja kian basah oleh tetesan gerimis sejak pagi buta. Seperti lagu Ambon yang kalau tidak salah liriknya “waktu hujan sore-sore, kilat sambar pohon kenari, eh jojaro deng mungare mari dansa dan manari… dst. Hujannya memang mengguyur namun tidak ada kilat yang menyambar pohon kenari.. dan  jojaro deng mungare alias orang-orang muda-mudi Ambon juga tidak berdansa rame-rame. Namun mereka rame berkumpul dalam satu acara seru yang bertajuk #AkberAmbon 1st Class meluncur mesra di antara untaian hujan di ujung senja.

Sesi ini merupakan implementasi dari gerakan peduli Akademi Berbagi yang digagas mbak @pasarsapi. Intinya kita saling berbagi misalnya ketika kita memiliki suatu pengetahuan, maka dengan sukarela kita membagikannya secara gratis demi memberi pemahaman bagi rekan-rekan kita dan sebaliknya. [lanjut..]